Nuansa Surgawi Telaga Biru Samares, di Sudut Biak, Papua

Bisnis



Sudah tidak diragukan lagi jika provinsi Papua banyak menyuguhkan lukisan alam yang menawan. Seperti salah satu pulaunya yaitu Biak. Jika berkunjung ke kota karang panas ini, kamu tentu tidak akan kehabisan pilihan destinasi wisata yang menarik. Pulau kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih ini, seakan menyimpan keindahan di setiap sudutnya hingga membuat banyak hati para wisatawan terpikat.

Salah satu daerah destinasi yang perlu kamu jelajahi adalah desa Samares. Desa yang berada di distrik Biak Timur, kabupaten Biak Numfor, Papua ini terkenal akan wisata perairannya yang jernih. Hal itu lah yang akan memanjakanmu saat berkunjung ke Telaga Biru Samares.

Terletak di tengah-tengah hutan dengan air biru yang sungguh jernih, membuat Telaga Biru Samares dikenal sebagai kepingan surga kecil di Biak. Destinasi wisata satu ini menjadi favorit para wisatawan untuk melakukan aktifitas diving maupun snorkeling. Berbentuk bulat secara alami dan dikelilingi pohon-pohon rimbun menjulang, Telaga Biru Samares menciptakan sensasi yang berbeda saat menyelaminya.

Memiliki kedalaman sekitar 14 meter, kamu akan takjub melihat keindahan dari jernih dan biru nya air telaga saat menyelam. Oh iya, rasa air telaga ini payau ya sobat. Karena lokasi nya yang tak jauh dari pantai, membuat air telaga ini memiliki gabungan rasa tawar dan asin. Namun kamu perlu berhati-hati saat menyelam, karena didalamnya banyak sekali akar pohon dan ranting-ranting besar sampai yang kecil.

Telaga ini sebenarnya memiliki nama Wopersnondi namun masyarakat lebih mengenalnya sebagai Telaga Biru Samares. Wopersnondi sendiri berasal dari bahasa Biak, merupakan gabungan dari kata ‘Woper’ yang artinya melompat, dan ‘Snon’ yang artinya Pria. Jadi nama tersebut memiliki arti pria yang melompat. Konon nama tersebut di latar belakangi oleh banyak lelaki dari desa setempat, yang sering melompat untuk mandi di telaga ini.

Telaga Biru ini dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota Biak. Saat sampai di kampung Sepse, pengunjung perlu menaiki beberapa anak tangga yang dibuat oleh pemerintah setempat untuk mempermudah akses menuju Telaga Biru Samares. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak yang dihiasi rimbunnya pohon-pohon tinggi. Sesekali pengunjung dapat menemukan kursi panjang di lintasan jalan setapak untuk beristirahat sejenak sambil menghirup udara sejuk. Ketika itu suara ombak pantai Samares pun sayup terdengar. Setelah 10 menit berjalan kaki, pengunjung akan dibuat takjub dengan pemandangan surgawi yang disuguhkan Telaga Wopersnondi ini.

Biasanya wisatawan yang datang akan langsung melompat untuk merasakan sensasi segarnya air telaga. Namun tak jarang juga yang langsung mengabadikan momen keindahan di setiap sudut-sudut telaga. Oh iya sobat mengingat lingkungan yang lembab, disarankan memakai alas kaki yang tidak licin ya saat mengunjungi wisata ini. Selesai mengunjungi Telaga Biru Wisata, kamu juga bisa nih mampir ke pantai Samares yang tak jauh dari lokasi telaga. Dengan berjalan kaki sekitar 15 menit, kamu dapat sampai ke pesisir pantai yang juga terhubung ke Pacific Ocean loh sobat.

Tunggu apalagi, yuk jelajahi Telaga Biru Samares!

Source:
https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-4434900/telaga-biru-wopersnondi-kepingan-surga-di-tanah-biak
https://youtu.be/EbU2Z5H4kiM

Ditulis oleh Najmah Oktama Wulandari, Sastra Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Program Internship Genpinas 2020.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *