Jelajah Keunikan Bukit Batu Daya Ketapang, Kalimantan Barat

Bisnis



Salah satu Provinsi di Indonesia yang terkenal menyimpan banyak wisata alam yang menarik adalah Kalimantan Barat. Banyaknya wisata alam yang masih sangat alami ini, membuat para wisatawan ingin kembali lagi dan mengukir lebih banyak kenangan indah di tempat ini.

Bukit Batu Daya merupakan wisata alam yang berada di perbatasan antara Kecamatan Laur dan Kecamatan Sukadana, Simpang Hilir, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Bukit ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Palung (TNGP). Panorama alam yang berada di Bukit ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakannya secara langsung.

Daya tarik yang seperti apa ya yang dapat membuat banyak wisatawan menjelajahi Bukit Batu Daya Ketapang ini. Yuk simak ulasan berikut.

Bukit Batu Daya adalah batu raksasa yang memiliki ketinggian hingga 958 meter di atas permukaan laut. Inilah yang membuat banyak komunitas pecinta alam gemar menjelajahi bukit ini. Untuk para pendaki, Bukit Batu Daya ini adalah tempat yang tidak asing lagi untuk mereka jelajahi. Karena Bukit Batu Daya ini adalah tempat yang sangat menarik untuk didaki. Selain itu bukit ini juga terkenal dan banyak digemari oleh para pemanjat tebing.

Dinamakan “Bukit Batu Daya” dikarenakan bukit ini sering memperdaya pandangan mata, karena ketika melihat dalam tempat yang berbeda, bentuk yang terlihat pada bukit ini akan berubah. Bukit Batu Daya ini juga sering disebut dengan nama “Bukit Onta” dikarenakan bukit ini menyerupai onta, jika dilihat dari sisi yang lainnya.

Akses Bukit Batu Daya

Dilansir melalui goodnewsfromindonesia.id, jika dari kota Potianak kamu dapat menggunakan jalur darat menuju Aur Kuning, Sungai Laur dapat menempuh perjalanan sekitar 4-5 jam. Serta, terdapat penginapan di Sungai Laur dapat kamu manfaatkan untuk beristirahat. Kemudian dari ibu kota Sungai Laur hanya butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan menuju Bukit Batu Daya. Melalui jalur darat ini sangat direkomendasikan karena aksesnya mudah dan cepat untuk ditempuh sampai ke Bukit Batu Daya ini.

Mitos Bukit Batu Daya

Mitos yang terdapat di Bukit ini sudah bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat sekitar. Konon dahulu kala terdapat ibu dan anak berusia 3 tahun. Dimana anak tersebut bernama Daya, ibu dan anak ini hanya tinggal berdua dikarenakan suami dari ibu ini sudah lama meninggal. Karena ibu dan anak ini hanya tinggal berdua, sehingga ketika sang ibu sedang pergi kemanapun dia selalu membawa anaknya.

Sampai pada akhirnya ketika si ibu sedang mencuci baju di sungai, anaknya ini diletakkan di atas batu. Saat sedang mencuci, anak ini memanggil ibunya, tetapi ibunya tidak mendengar panggilan anaknya sama sekali. Hingga akhirnya anak tersebut hilang dan tidak terdengar lagi suaranya. Ketika sang ibu menoleh kearah batu dimana dia meletakan anaknya, batu tersebut berubah menjadi batu yang sangat besar seperti gunung. Itulah mengapa bukit ini dinamakan bukit Daya.

Setiap tahun masyarakat sekitar selalu mengadakan ritual di Bukit Batu Daya ini, masyarakat meyakini bahwa Bukit ini merupakan bukit keramat. Serta, masyarakat sering menggelar ritual untuk melestarikan warisan budaya yang telah ditinggalakan oleh nenek moyang. Itulah, mitos yang terdapat di Bukit Batu Daya ini yang dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Ketika sedang menjelajahi keindahan alam di Bukit Batu Daya Ketapang ini, sobat genpi harus memperhatikan keselamatan pada saat melakukan panjat tebing ataupun mendaki, dikarenakan bukit ini sangat terjal sehingga kamu harus lebih berhati-hati. Selamat Menjelajah!

Sumber:
https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/11/17/bukit-batu-daya-yang-memperdaya-pandangan-mata
https://wisato.id/wisata-alam/bukit-batu-daya-bukit-unik-bisa-berubah-bentuk/

Artikel ini ditulis oleh Nur Azizah, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Prodi Ekonomi Syariah, pada program magang Genpinas.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *