Bukit Jamur, Miniatur Negeri di Atas Awan ala Kalimantan Barat

Bisnis



Kata orang, negeri di atas awan hanya ada di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Eits, Kalimantan Barat juga punya lho! Tepatnya di Kabupaten Bengkayang, Bumi Emas Jaku Malunu. Berada 6 km atau kurang lebih 15 menit dari pusat kota, Bukit Jamur menjadi salah satu destinasi andalan masyarakat Kalimantan Barat untuk menikmati akhir pekannya yang singkat. Selain letaknya yang strategis, Bukit Jamur ini memiliki banyak daya tarik lainnya. Penasaran? Yuk simak informasinya !

Jamur atau Jemur, Dibanjiri Jamur Pasca Kebakaran

Nama ‘jamur’ yang disematkan pada bukit ini memang terdengar unik ditelinga, wisatawan pun pasti berpikir karena bukit ini dipenuhi oleh jamur. Ternyata dahulunya setelah kebakaran, bukit ini memang seakan dibanjiri oleh tumbuhnya jamur. Namun sekarang jamur tersebut sudah jarang ditemukan lagi karena perubahan alamnya.

Selain karena dipenuhi jamur, bukit dengan ketinggian 500 mdpl ini juga dipercaya sebagai tempat petani menjemur padi, sehingga bukit ini disebut Bukit Jamur atau Penjamur dalam bahasa Indonesia penjemur. Walaupun dahulu digunakan untuk menjemur padi, Bukit Jemur tidak menyuguhkan suasana gersang atau terik matahari lho ! Justru sebaliknya, kamu akan mendapati suasana sejuk dan rimbun di bukit ini. Unik bukan?

Keindahan Panorama Alam, Mahameru Versi Mini

Untuk mencapai puncak bukit ini, kamu akan ditantang dengan kegiatan trekking selama dua jam melewati jalur berbatu, sungai-sungai kecil hingga ilalang setinggi hampir sedada orang dewasa. Jangan takut, perjalanan ini sangatlah setimpal saat kamu mencapai puncaknya. Bagaimana tidak, disini kamu akan disuguhkan indahnya pemandangan awan-awan dan gugusan bukit lainnya, mirip pemandangan dari Puncak Gunung Semeru, Mahameru. Nggak perlu khawatir lelah lagi deh untuk menikmati panorama seindah Mahameru !

Selain panoramanya, kamu juga dapat menikmati sensasi berkemah dipuncak bukit ini dan menikmati suasana malam dengan taburan bintang diatasnya. Paginya, moment matahari terbit pun juga sudah menunggumu. Wah double kill ya asyiknya?

Untuk kamu yang ingin merasakan paket lengkap indahnya Bukit Jamur ini, disarankan untuk mendaki saat sore hari dan berkemah satu malam . Sehingga saat kamu mencapai puncak, selain langit dengan taburan bintang dan pesona matahari terbit yang menunggu, kamu akan disambut dengan moment matahari tenggelam atau golden sunset yang syahdu nan romantis.

Jembatan Cinta, Jembatannya Muda-Mudi

Diperjalanan menuju puncak, kamu akan mendapati suatu jembatan gantung yang indah dan pastinya instagenik. Ya benar, jembatan ini bernama Jembatan Cinta. Konon, nama jembatan ini diambil dari pengunjung yang didominasi oleh pasangan muda-mudi yang gemar berswafoto disana. Uniknya lagi, jembatan ini menggantung di atas Sungai Sebalo yang terkenal dengan emas didalamnya. Jadi, selain berswafoto, kamu juga dapat melihat warga setempat mengambil emas secara tradisional. Tak heran banyak sekali muda-mudi hingga wisatawan asing berkunjung ke Jembatan Cinta ini. Unik ya!

Untuk dapat berlibur di Bukit Jamur, kamu hanya perlu merogoh kocek untuk parkir sebesar Rp 3.000 untuk pengendara motor, dan Rp 10.000 untuk pengemudi mobil. Sangat ramah dikantong. Walaupun murah, bukan berarti kamu dapat berbuat semaumu ya ! Ingat, selalu jadi wisatawan bijak dan peduli akan alam sekitar.

Yuk berkunjung ke Bukit Jamur, Negeri Atas Awan ala Kalimantan Barat !

Source:
https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/kalimantan-barat/bukit-penjamur-bengkayang-melihat-pesona-hamparan-pegunungan-di-kalimantan-barat

Ditulis oleh Galuh Haris Septyana, Universitas Gadjah Mada, Prodi Pariwisata, Program Magang GENPINAS Tahun 2020



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *